Tampilkan postingan dengan label people skills. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label people skills. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Mei 2008

Cara Berbicara Dengan Kaum Wanita agar Mereka Mau Mendengarkan

Penelitian membuktikan bahwa wanita mengikuti sejumlah pola tertentu saat mereka berkomunikasi. Jika Anda seorang pria, sebaiknya Anda memahami dan mengikuti pola tersebut saat berbicara dengan seorang wanita.

Berikut ini sejumlah pola bicara yang biasa dignakan wanita. Pola-pola ini disimpulkan berdasarkan hasil scan terhadap otak wanita pada bagian yang menunjukkan aliran darah dan fungsi otaknya.

1. Libatkan Diri Dalam Pembicaraan

Jangan menunggu sampai Anda mendapatkan giliran bicara. Otak wanita sudah dipola untuk berbicara dan mendengarkan secara bersamaan. Karena itu, tidak mengherankan jika wanita sering terlihat berbicara bersamaan. Pasalnya, karena mereka memang mampu melakukannya.

Jika Anda hanya menunggu giliran untuk berbicara, Anda tidak akan pernah mendapat giliran. Kalau Anda tidak secara aktif terlibat dalam pembicaraan dengan seorang wanita, Anda akan dinilai sebagai sosok yang kurang kemauan atau kurang kritis.

2. Ubahlah Ekspresi Wajah saat Mendengarkan

Ekspresi-ekspresi wajah seorang wanita menunjukkan emosinya. Karena itu saat dia berbicara, tirulah ekspresi dan gerak tubuhnya, agar tercipta hubungan yang lebih akrab. Jangan lakukan hal ini terhadap seorang pria.

3. Berikan Keterangan Yang bersifat Pribadi Dan Libatkan Diri Dalam Emosinya.

Otak wanita diatur untuk bisa membaca emosi orang lain dan terpola untuk menilai hubungan antar manusia. Karena itu, Anda boleh mengungkapkan kepada seorang wanita informasi yang bersifat pribaditentang diri Anda dan keluarga Anda, sekaligus perasaan-perasaan pribadi Anda tentang berbagai hal.

4. Gunakan Kalimat Tidak Langsung

Berbeda dengan pria, pada umumnya wanita menggunakan kalimat lebih panjang, yang menyiratkan perasaan maupun emosinya tentang berbagai hal. Karenanya, pada saat berbicara dengan wanita, jangan langsung menyinggung pokok permasalahannya. Jangan pula menuntut yang bersangkutan langsung memberikan solusi pada sebuah permasalahan atau menutup pembicaraan. Sebaiknya tunjukkan sikap lebih bersahabat, santai dan setuju.

Jumat, 04 April 2008

Cara Berbicara dengan Kaum Pria agar Mereka Mau Mendengarkan

Penelitian membuktikan bahwa kaum pria mengikuti sejumlah pola tertentu pada saat berkomunikasi. Jika Anda seorang wanita, sebaiknya Anda memahami dan mengikuti pola tersebut saat berbicara dengan seorang pria.

Berikut ini sejumlah pola bicara yang biasa digunakan kaum pria. Pola-pola ini disimpulkan berdasarkan hasil scan terhadap otak pria pada bagian yang menunjukkan aliran darah dan fungsi otaknya.

1. Sampaikan pesan Anda satu demi satu

Otak pria secara mental tersekat-sekat, terbagi menjadi beberapa ruangan kecil. Setiap ruangan memiliki fungsi tersendiri yang bekerja secara independen, terpisah satu dari yang lain. Oleh sebab itu, jangan menjejali otak pria dengan berbagai hal sekaligus. Simpanlah gagasan Anda, sampaikan satu demi satu.

2. Beri Dia giliran untuk Bicara

Otak pria sudah terpola untuk hanya berbicara atau hanya mendengar saja. Sebagian besar pria tidak bisa melakukan kedua hal secara berbarengan. Karena itu, pria harus diberi giliran untuk berbicara. Beri dia giliran untuk bicara dan menyelesaikan kalimatnya. Jangan menginterupsi atau menyela.

3. Tunjukkan satu ekspresi wajah ketika mendengarkan

Pria beranggapan bahwa ekspresi wajah yang selalu berubah-ubah saat mendengarkan, menyiratkan adanya masalah mental atau emosi. Karenanya, tunjukkan wajah serius saat mendengarkan pembicaraannya. Ucapkan kata atau gumaman yang dapat memberikan kesan bahwa Anda sedang mendengarkan, seperti : "Oh, saya mengerti", "hm", "oh ya, ya..." agar dia bersemangat melanjutkan pembicaraannya.

4. Berikan Fakta dan Informasi

Otak pria diatur untuk tugas-tugas yang terbagi-bagi dan terpola dan mencari hubungan antara obyek-obyek yang ada. Karena itu, tunjukkan solusi atas masalah, fakta dan bukti-bukti. Jangan mengutarakan sesuatu yang bersifat emosional dan tidak rasional.
Sebaiknya beri pembuktian atas pernyataan Anda.

5. Gunakan kalimat langsung

Berbeda dengan wanita, pria lebih senang menggunakan kalimat lebih pendek dan mengandung fakta, data, informasi serta solusi. Jangan berasumsi atau menyimpulkan sendiri. Bicarakan langsung pokok permasalahannya.

Selasa, 01 April 2008

12 Kata Terbaik yang dapat Anda Gunakan

Mengutip ulasan para pakar pengembangan kepribadian bahwa, penelitian di Universitas California menunjukkan bahwa kata-kata paling persuasif yang bisa digunakan dalam bahasa percakapan adalah :

1. Penemuan
2. Menjamin
3. Cinta
4. Terbukti
5. Hasil
6. Menghemat
7. Mudah
8. Kesehatan
9. Kuat
10. Baru
11. Keamanan
12. Anda

Hasil yang akan Anda dapatkan dari penemuan kata-kata yang sudah terbukti positif ini, akan menjamin Anda memperoleh lebih banyak kasih sayang, kesehatan yang lebih dan menghemat uang Anda. Kata-kata tersebut sungguh aman dan mudah digunakan.

Berlatihlah menggunakan kata-kata ini, dan jadikanlah sebagai bagian dari perbendaharaan kata Anda dalam percakapan sehari-hari.

Minggu, 30 Maret 2008

Hukum Alam Tentang Imbalan yang Seimbang

Memberikan sesuatu yang nilainya sama seperti yang kita terima dari orang lain merupakan desakan yang dengan sendirinya muncul dari alam bawah sadar manusia. Jika seseorang menyukai pemberian kita, ia akan membalasnya dengan memberikan atau melakukan sesuatu yang Anda sukai. Jika seseorang menerima sebuah kartu ucapan dari orang lain padahal ia belum mengirimkan kartu kepadanya, ia pasti merasa berkewajiban untuk segera membalasnya.
Jika Anda berbuat baik kepada seseorang, biasanya ia akan menunggu kesempatan untuk bisa membalasnya. Jika Anda memberikan pujian kepada seseorang, ia bukan hanya akan menyukai Anda, tetapi sekaligus berusaha membalas pujian Anda. Sebaliknya jika Anda menunjukkan sikap menjaga jarak atau menjauh, orang lain akan menganggap Anda sebagai pribadi yang tidak bersahabat. Akibatnya, mereka juga akan bersikap tidak bersahabat kepada Anda.

Jika Anda menunjukkan penolakan, maka Anda akan dianggap sebagai pribadi yang kasar atau licik, dan akan meresponnya dengan cara yang sama. Jika Anda menyakiti hati mereka, mereka juga akan merasa perlu membalas perbuatan Anda.

Sebaliknya, jika Anda menunjukkan sifat positif, maka cepat atau lambat Anda akan mnerima balasan serupa. Jika Anda memberikan sesuatu yang negatif, balasan yang Anda dapatkan akan jauh lebih negatif daripada yang telah Anda berikan. Ini adalah hukum alam dan jarang sekali meleset.

Jika ingin disukai, Anda harus berusaha memberikan kesan bahwa orang lain jauh lebih penting darpada Anda sendiri. Jika Anda menunjukkan sikap seolah lebih baik, mereka akan merasa rendah diri atau iri. Ini merupakan hal yang tidak produktif bagi terciptanya hubungan positif.

Sabtu, 29 Maret 2008

Orang Lebih Tertarik pada Dirinya Sendiri

Orang lain lebih tertarik pada diri mereka sendiri daripada kepada diri Anda. Oleh karena itu bicaralah lebih banyak tentang lawan bicara Anda. Contohnya, Anda bisa bicara tentang ;

perasaan mereka
keluarga mereka
teman-teman mereka
status mereka
kebutuhan mereka
pendapat mereka
kepemilikan mereka

dan jangan pernah bicara tentang Anda sendiri, dan apa yang Anda miliki, kecuali jika mereka menanyakannya.


Pada dasarnya orang hanya tertarik pada diri mereka sendiri, dan apa saja yang dapat memberikan keuntungan bagi mereka. Jika Anda ingin sukses dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain, Anda harus menggunakan pendekatan berdasarkan aturan tersebut diatas. Jadi jika lawan bicara tidak bertanya siapa diri Anda dan apa yang Anda miliki, berarti mereka tidak tertarik untuk mendengarnya. Oleh karenanya, Anda tidak perlu bersusah payah mengungkapkannya.

Sebagian orang merasa kecewa dengan prinsip dasar sifat manusia seperti ini, dan menganggap manusia sebagai makhluk egois yang suka mementingkan diri sendiri. Mereka berpendapat, jauh lebih ideal jika kita bersedia memberikan apa yang kita punyai kepada orang lain tanpa memberikan balasan.

Kebanyakan orang yang memberi dengan sepenuh hati - tanpa mendahulukan kepentingan dirinya - sangat memahami aturan dasar yang mengatakan, bahwa "dengan cara tertentu dan pada saat tertentu, selain akan menerima kembali segala sesuatu yang pernah Anda berikan, Anda juga akan mendapatkan tambahan keuntungan".

Memang benar, bahwa setiap tindakan yang kita lakukan dalam kehidupan lebih banyak didasari kepentingan pribadi. Dengan menyumbang, Anda mendapat imbalan berupa perasaan menjadi orang yang murah hati dan dermawan. Imbalan seperti ini bahkan Anda rasakan walaupun Anda menyumbang secara anonim.

Oleh karena itu, jika Anda melakukan sesuatu dengan harapan agar orang lain tidak mementingkan dirinya sendiri, Anda pasti akan merasa kecewa.

Kita tidak perlu merasa malu atau menyesali kenyataan ini. Sifat mementingkan diri sendiri merupakan naluri untuk bertahan hidup yang sudah terekam dalam otak kita, serta merupakan sifat bawaan sejak manusia diciptakan. Ini adalah hal mendasar bagi manusia agar bisa bertahan.

Dengan memahami bahwa manusia senang mementingkan dirinya sendiri, kita memiliki salah satu kunci sukses dalam menjalin hubungan baik antar manusia.

Jumat, 28 Maret 2008

Pentingnya Merasa Dirinya Dipentingkan

Kebutuhan utama yang telah melekat pada sifat manusia adalah merasa diri penting, diakui dan dihargai.

-Thomas Dewey


Merasa diri penting ternyata merupakan kebutuhan yang lebih besar dibandingkan kebutuhan-kebutuhan psikologis lainnya, misalnya rasa lapar. Begitulah kenyataannya. Setelah makan, orang tidak lagi merasa lapar. Merasa diri penting malah lebih besar daripada kebutuhan untuk dicintai. Buktinya, begitu cinta dilipatkan, maka kebutuhan itu terpuaskan. Merasa diri penting juga lebih besar juga lebih besar dibandingkan kebutuhan akan rasa aman. Setelah merasa aman, maka 'keamanan' bukan lagi merupakan hal yang diutamakan.

Merasa diri penting merupakan kebutuhan manusia paling kuat dan menetap. Inilah satu sifat yang membedakan kita dari binatang. Keinginan inilah yang membuat orang ingin memakai baju bermerek, memiliki mobil mewah, meraih gelar akademis, atau memiliki kebanggaan atas anak-anak mereka. Keinginan untuk diakui dan dihargai merupakan salah satu alasan utama mengapa anak-anak muda senang bergabung dalam geng-geng atau perkumpulan pemuda. Bahkan karena hanya ingin dikenal, sebagian rela menjadi penjahat atau pembunuh.

Mengapa wanita memutuskan untuk bercerai kendati sudah lama menikah ?. Penelitian terhadap kehidupan perkawinan menunjukkan, alasan utama yang dikemukakan ternyata bukan karena wanita merasa dimanfaatkan, dilecehkan atau dijajah, melainkan karena merasa tidak dihargai. Keinginan untuk diakui, dianggap penting dan dihargai sangat kuat dalam diri manusia. Semakin Anda membuat seseorang merasa dirinya penting, semakin positip pula respons yang bersangkutan terhadap Anda.

Recent Comments

About This Blog

  © People Skill 'Computer Logo' by mustyoud.blogspot.com 2008

Back to TOP